Pidato Bahasa Indonesia tema Lingkungan Hidup


Assalamu’alaikum wr wb
Yang terhormat Guru Bahasa Indonesia Ibu Retno dan teman-teman yang berbahagia
Marilah kita panjatkan puji syukur kita kepada Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya kita dapat bertemu pada hari ini dalam keadaan sehat wal afiyat.Shalawat serta salam semoga tetap pada Rasulullah Muhammad SAW, yang telah menuntun kita dari jalan kegelapan ke jalan terang.
Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan uraian tentang penanganan sampah yang baik.
Sampah bukanlah hal baru lagi bagi kita, sampah seringkali kita jumpai di berbagai tempat dengan penanganan yang belum sepenuhnya ditangani. Ironisnya, tempat yang dijumpai tersebut merupakan tempat umum, seperti jalan raya, pasar, dll. Saya ambilkan contoh pasar. Dewasa ini, pasar belum terbebas dari sampah. Di setiap sudut pasar dapat kita jumpai sampah, bahkan tumpukan sampah berada di antara penjual-penjual. Kesan yang diperoleh, para penjual seperti menganggap sampah bukanlah hal yang serius, padahal dampak yang ditimbulkan sangat negatif. Dinas yang terkait pun terkesan lambat menanggapinya.
Pasti masyarakat sudah mengetahui, bahwa sampah itu lazimnya dibuang, akan tetapi belum seluruhnya tersadar cara membuang sampah dengan baik dan benar. Terbukti dengan adanya sebagian masyarakat yang mencampurkan sampah organik dan anorganik dalam satu kantong. Padahal kedua jenis sampah tersebut dapat dimanfaatkan. Kemudian saya mengapresiasi adanya 3 tong sampah dengan warna berbeda  yang memisahkan 3 jenis sampah, tapi hal tersebut akan sia-sia apabila pada akhirnya disatukan lagi dan ditumpuk dalam TPA.
Sampah harus ditangani dengan benar, di tempat yang sesuai. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk alami dan bahan bakar alternatif, dan sampah anorganik dapat di reuse ataupun recycle. Kini, sudah banyak organisasi yang mengampanyekan 3R serta bank sampah yang dapat  mendaur ulang sampah menjadi barang wah. Hal tersebut patut kita apresiasi.
Dengan penanganan sampah yang baik dan benar, tidak akan ada gunung sampah lagi, dan tentunya tidak ada lagi sarang penyakit. Semoga kita menjadi warga yang selalu menjaga lingkungan dan memiliki wawasan tentang penanganan sampah yang baik.
Demikian uraian yang dapat saya sampaikan, apabila ada kesalahan dalam saya menyampaikan, saya mohon maaf.
Fastabiqul Khairat Al Birru Manittaqo.
Wassalamu’alaikum wr wb.

Popular Posts