Naskah Drama Karya Tahunan kelas 8 oleh Rizki T N Ch

Ini adalah naskah drama karya bahasa indonesia , tugas dari PPL unwidha, sebagai sebuah karya kenangan bagi kak PPL Efi Irawati. Selamat membaca ^^





Si Ananiah


            Hari rabu adalah jadwalnya membaca al-qur’an. Semua membawa Al-qur’an, kecuali Adi yang kebingungan karena ia masuk kelas terlambat. Semua mengeluarkan Al-qur’an termasuk Faiz yang dudk disamping Adi.
Adi      :” Iz, Gabung ya ? Baca Al-qur’an ?”
Faiz     :”Al-qur’anmu mana, Di ?”
Adi      :”Aku lupa, aku tadi tergesa-gesa.”
Faiz     :”Gimana Di ? Gak bisa, bagaimana aku mau membaca, kalau untuk berdua?”
Adi      :”Ampun, Iz Kikir amat !.”
Faiz     :” Salah sendiri tidak membawa Al-qur’an.”


            Jadi Adi hanya duduk memdengar lantunan semua teman-temanyang membaca Al-qur’an hingga selesai membaca Al-qur’an. Pelajaran pertama adalah Pkn, Bu Rachma.
Bu Rachma   :”Yak, Anak=-anak saya rangkumkan bab II tetntang konstitusi.”
            Cahaya pagi menyoroti papan tulis , dan itu membuat bagian pinggir dekat dinding tidak melihat termasuk si Faiz.Dengan beraninya Faiz mengajukan keluhanya kepada Bu Rachma yang terkenal galaknya.
Faiz     :”Bu Rachma, tulisanay sulap, papan tulisnya dapat digeser ?”
Bu  Rachma  :”Gak kelihatan! Ya, saya geser.”
Rega   :”Gak bisa begitu, Iz! Disisni lebih sulap!” (Sahut rega dari ujung kiri
Faiz     :”Tinggal ditutup saja gordenya , gitu aja susah, fikir dikit!”
Rega   :”Gak ngefek, Iz ! Dasar egois!”
            40 menit berlalu, pelajaran selanjutnya dalah bahasa Indonesia oleh Bu Efi.
Bu Efi :”Ya anak-anak, Ibu akan mengajaran tentang cara bermain peran dalam drama, buka buku paket halaman 56.”
            Bu Efi menerangkan tetntang bab tersebut, setelah selesai kini saaatnya tugas.
Bu Efi :”Anak-anak,sekarang ibu beri tugas! Bentuk kelompok maksimal 6 orang, terdiri dari perempuan dan laki-laki ! buat naskah drama, tema bebas, besok dipentaskan di depan kelas.”
Diah   :”Bu, Kenapa idak urut absen saja?”
Rega   :”Gak usah, Bu! Meja depan dan belakangnya saja,Bu.”
Rizki   :”Egois kamu Ga! Mentang0mentang belakangmu anak pintar!”
Faiz:”Bu, saya gabung dengan kelompoknya Ishel ya Bu ?”
Ishel   :”We! Aku dengan meja belakangku kok!”
            Sementara Rizki dan Daih hanya diam melihat semua teman-teman bersahutan mengajukan protesnya padaBu Efi.
Rizki   :”Semua orang disini gak sosialis!”
Diah   :”Benar!, Semua ingin dirinya mendapat terbaik!.”
            Rizki bnating penggaris besi karena emosi. Bu Efi mengahmpiri mejanya.
Bu Efi :”Bagamana ini kelompoknya ?”
Rizki   :”Belum, Bu , Semua pada gak sosilais!”
Bu Efi :”Itu ada Faiz dan Adi ditamabh Rega tidak apa ya ?”
Rizki   :”Ya, Bu”
            Rega, Faiz, Adi berkumpul di meja Rizki. Rizki memulainya dengan nasehat.
Rizki   :”Kita ini kelompok sisa! Kita harus sosialis, toleransi! Jangan egois! Terutama kamu kamu faiz! Berkobanlah untuk kepentingan bersama! Jangan egois! Kita bekerja untuk bersama.”
Diah   :”Aku berkomitmen!”
Faiz     :”Aku berkomitmen!:”
Adi      :”Aku bberkomitmen!”
Rega   :”Aku berkomitmen!”
            Akhirnya mereka bersama-sama mengerjakan tugas denga canda tawa dan terlahirlah drama “Si Ananiah”



24 Oktober 2013
Based True story

Popular Posts