Mungkin
pernah terucap dari Presiden peratam RI, Ir.Soekarno. begini bunyinya ‘beri kau
sepuluh pemuda, maka akan kugoncangkan dunia.’’ Dari ucapan beliau, tersirat
makna, bahawa pemuda memiliki peranan penting dalam suatu bangsa dan Negara.
Dari prolog sampai epilog kemerdekaan Indonesia, pemuda memiliki peranan luar
biasa, menjadi ujung tombak perubahan bangsa. Ini terbukti dengan adanya suatu
tanggal, yang diperingati setiap tahunnya, selalu dikenang peristiwanya, diiisi
dengan acara bertema pemuda. Ya! Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. ‘’satu tanah
air, satu bangsa, satu bahasa.’’
Kita adalah pemuda, yang memiliki
masa penuh dengan harapan, cita-cita dan romantika kehidupan. Dihiasi dengan
fisik yang masih kuat, berjalan masih cepat, mata masih cermat, kulit wajah
indah mengilat. Lalu apa? Apa yang harus kita persiapkan utnuk menjadi generasi
yang cemerlang? Ada 4B. Belajar,berdoa, berusaha,beribadah.
Pertama belajar. Dapat diartikan
denagn menuntut ilmu. Menjadi genrasi yang berilmu. Bukankah itu keren? Apalagi
ilmu yang bermanfaat. Uthlubul’ilma walau
bisshiin , tunututlah ilmu walau sampai ke negeri cina. Akan dimudahkan
jalannya bagi mereka yang berniat ingin menuntut ilmu, sampai –sampai akan
dimudahkan jalannya juga ke surge. Untuk itu, jangan berhenti untuk belajar dan
mengajarkan ilmu kpeada orang lain. Never stop learning and teaching.
Kedua, berdoa. Setiap pekerjaan
harus diawali dan diakhiri dengan doa. Ingat, usaha tanpa doa itu sombong,
sedangakn doa tanpa usaha itu bohong. Doakanlah selalu orang tua, serta
orang-orang disekitar kita, yang terbaik baginya. Don’t ever stop praying.
Ketiga, berusaha. Kerja keras
menggapai target-target yang sudah kita rancang. Apalah guna, kita merancang
daftar target-target kita, kalu tidak ada niatan untuk menggapai disertai usaha
yang tiada henti. Kita, sebagai manusia dengan fitrahnya untuk berusaha,
bertebaran di muka bumi ,mencari rezeki dan nikmat yang disediakan-Nya. Dan
hasilnya Tuhan yang menentukan.
Keempat, beribadah. Mendekatkan diri
kepada Tuhan. Memperkokoh iman. Agar terhindar dari hal maksiat. Wujud ketaatan
kita pada agama. Beribadah sebagai wujud rasa syukur kita, atas nikmat yang
kita usahakan nikmat juga ,atas ilmu yang kita dapatkan. Remember God where you’re
there, how your condition was.
Kita dalah pemuda, dengan fitrahnya
menjadi tulangpunggung bangsa, penerus estafet pembangunan agama, masyarakat,
dan Negara. selalu siap, sigap menjadi generasi yang cemerlang. Membela Negara
dan menegakkan kebernaran dilandasi agama. Semua diwujudkan dengan usaha. Tetap
belajar,berdoa,berusaha dan beribadah. Semoga kita menjadi pemuda yang
cemerlang. Generasi cerdas, beriman, berakhlak mahmudah, serta bermanfaat untuk
semua,serta menghindar dari nestapa yang
menerjang, penerus estafet dari tokoh-tokoh yang Berjaya di Indonesia di masa
lampau.